Penjelasan :
Penelitian merupakan serangkaian kegiatan atau proses sitematis dan menggunakan metode ilmiah untuk memecahkan masalah dengan du- kungan data sebagai landasan untuk mengambil kesimpulan (Wuradji, 1994:1). Dalam kaitannya dengan  penelitian sastra, maka kegiatan tersebut diarahkan untuk memecahkan masalah yang berhubungan dengan karya sastra. Masalah-masalah yang keberadaan karya sastra, yang dapat menjadi fokus penelitian sastra, antara lain dapat muncul dan berkembang dari keberadaan karya sastra dalam hubungannya dengan pengarang, pembaca, realitas, maupun karya sastra itu sendiri. Dalam penelitian sastra sejumlah masalah-masalah tersebut akan dipahami secara sistematis dan menggunakan metode ilmiah untuk menemukan sebuah kesimpulan.  Penelitian sastra penting untuk dilakukan dalam rangka mengembangkan ilmu sastra. Hal ini karena ilmu sastra sebagai satu disiplin akan berkembang berkat penajaman konsep-konsep, teori-teori, dan metode yang dihasilkan melalui penelitian-penelitian sastra. (Chamamah-Soerat- no, 1994:12). Namun, sebagaimana dikemukakan oleh Wellek dan Warren (1990) sebagai sebuah ilmu, ilmu sastra mempunyai karakteristik keil- miahan sendiri yang tidak sama dengan ilmu-ilmu lain pada umumnya. Seperti dijelaskan oleh Cha- mamah-Soeratno (1994:19) bahwa satu hal yang menarik dalam menggunakan metode ilmiah bagi penelitian sastra adalah adanya distansi, kerja yang objektif, dan terhindarnya unsur prasangka. Gejala dan situasi ke”sastra”an  inilah yang sering menuntut perhatian tersendiri.   Dikemukakan oleh Chamamah-Soeratno (1994:19) bahwa penerapan metode ilmiah dalam penelitian sastra perlu mempertimbangkan sifat sastra yang memperhatikan segala yang universal tetapi sekaligus khusus atau unik. Gejala universal  pada sastra membuat sastra memiliki sifat - sifat yang umum, yang dari padanya dapat ditarik kaidah-kaidah yang bersifat umum. Kaidah ter- sebut adalah bahwa karya sastra adalah satu wujud kreativitas manusia. Namun keunikan ka- rakteristik sastra pada suatu masyarakat, bahkan keunikan suatu ciptaan sastra membuat sastra memiliki sifat-sifat khusus. Oleh karena itu, generalisasi sebagai yang dianjurkan oleh suatu metode penelitian positivistik tentu saja tidak dapat dilakukan. Langkah yang dapat dilakukan adalah transferabilitas.   Sama halnya dengan penelitian lain pada umumnya, penelitian sastra juga membutuhkan landasan kerja yang berupa teori. Teori sebagai hasil perenungan yang mendalam, tersistem, dan terstruktur terhadap gejala-gejala alam berfungsi sebagai pengarang dalam kegiatan penelitian (Chamamah-Soeratno (1994:20). Dalam penelitian sastra pemilihan macam teori diarahkan oleh masalah yang akan dijawab oleh penelitian. Dalam penelitian yang fokus masalahnya keterasingan tokoh dalam novel Olenka karya Budi Darma misalnya, maka teori yang dipandang tepat untuk mengarahkan penelitian adalah teori psikologi sastra. Hal ini karena gejala keterasingan yang dialami oleh seseorang merupakan salah satu fe- nomena kejiwaan, yang penjelasan tentangnya ada dalam ilmu psikologi.   Di samping mendasarkan pada teori, pene- litian sastra juga dilakukan dengan mendasarkan pada landasan metodologi dan landasan kecen- dekiaan (Chamamah-Soeratno (1994:20). Landasan metodologi adalah landasan yang berupa tata aturan kerja dalam penelitian dan bertujuan un- tuk membuktikan jawaban yang dihasilkan. Landasan kecendekiaan berupa bekal kemampuan membaca, menganalisis, menginterpretasi, dan menyimpulkan. Landasan kerja ini bertujuan mempertajam penelitian kegiatan yang selanjut- nya akan meningkatkan hasil  penelitian.   Apabila disistematiskan, maka langkah- langkah penelitian pada dasarnya dapat diurutkan sebagai berikut (Chamamah-Soeratno,1994:19).
1. Menentukan persoalan pokok. 
2. Mengidentifikasi dan merumuskan masa- lah. 
3. Mengadakan studi kepustakaan. 
4. Merumuskan hipotesa (sifatnya insidental). 
5.  Mengumpulkan data. 
6. Mengolah data. 
7. Menganalisis dan memberi interpretasi. 
8. Membuat generalisasi sesuai dengan sifat kesastraannya. 
9. Menarik kesimpulan. 
10. Merumuskan dan melaporkan hasil peneli- tian. 
11. Mengemukakan implikasi-implikasi pene- litian.